Close

Espresso Leadership

Apa yang terjadi ketika para pemimpin ada di bawah tekanan? Ada yang tidak bisa bertahan, kemudian hancur. Dan sebagian lagi sanggup bertahan, dan dikemudian hari semakin berkilau. Tekanan, bagi para pemimpin yang bertahan tersebut, tidak menghancurkannya, namun justru mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Seperti para penikmat kopi umumnya, saya menyukai espresso. Secangkir kecil kopi, namun bukan sembarang kopi. Espresso bukan seduhan biasa, kalau Anda suka kopi seperti…

Read More

Minggat Kunci Sukses Nasir

Oleh: Dahlan Iskan Haji Nasir hanya tamatan STM. Kini kapalnya 7 buah. Tambak udangnya 20 hektar. Punya pabrik es. Cool storage. Perusahaannya sudah banyak: yang terkait dengan ikan: penangkapan ikan laut, budidaya udang. Ia anggota DPRD. Dengan suara terbanyak. Tapi tidak mau lagi jadi caleg. Di Pemilu depan. Hanya mau sepenuhnya urus bisnis. Kapok masuk politik. Merasa ditipu. Tidak ada yang disebut komitmen di politik….

Read More

Membangun Mimpi Dari Atas Atap

Oleh: Dahlan Iskan  Ujian Rustono akhirnya mencapai batas. Berkat sumber air dari kuil itu, Rustono berhasil membuat tempe dengan sempurna. Berikut laporan wartawan Disway, Dahlan Iskan, dari Jepang. Akhirnya Tsuruko Kuz­umoto jadi wanita heb­at itu. Di belakang l­elaki sukses itu: Rus­tono. Anak desa asal Grobogan itu. ”Ayo kita ke kuil,’­’ ujar Tsuruko pada s­uaminya itu. Suatu wa­ktu. Setelah melihat tempe suaminya selalu­ gagal. Berminggu-min­ggu. Padahal…

Read More

Wardah

Penulis : Dahlan Iskan Wardah kini begitu majunya. Pabriknya sudah 20 hektare. Karyawannya sudah 11.000 orang. Sudah mengalahkan pemain asing di Indonesia. Terpilih sebagai perusahaan yang growth-nya tercepat di dunia. Nomor 6 sedunia. Adakah semua itu kebetulan? Kebetulan yang membuatnya  menjadi begitu besar dan kaya? Saya tetap tidak mau menyebutnya kebetulan. Wardah kembali menjadi contoh saya. Yang sering saya sebut sebagai “kebetulan yang diusahakan”. Bos besar…

Read More

Retensi dan Loyalitas Saja Tidak Cukup

Banyak Leader yang menyamakan retensi dan loyalitas. Sama-sama menjaga tim agar tetap berada di dalam perusahaan. Nyatanya keduanya berbeda. Retensi artinya mempertahankan tim. Eve Ash, seorang psikolog di dalam tulisannya memaparkan bahwa pendapatan yang bagus adalah satu alasan utama yang membuat tim bertahan. Pertanyaannya, apakah karyawan bertahan saja cukup? Bagaimana kalau ia bertahan dengan performa yang stagnan atau bahkan menurun. Bagaimana kalau ia bekerja sekedarnya…

Read More