Close

Passing & Leading

Di blog yang sangat banyak kekurangannya ini, saya ingin membagikan ilmu yang saya dapat. Daripada lama-lama jadi bisul, sakit nanti! Hehe

Passing adalah bagaimana cara berkomunikasi yang membuat orang lain merasa nyaman dengan kita. Contoh (baru kenal pertama kali);

Ali: haloo, perkenalkan nama saya Ali *ngajak salaman*

Alu: haay nama saya Alu.. salam kenal yaa J Ali berasal darimana?

Ali: saya asli dari Surabaya.. kamu dari mana?

Alu: saya dari Banjarmasin.. waaah Surabaya keren. Dulu saya kuliah di sana, orang-orangnya asyik dan pada baik semua

Ali: aaah bisa aja Alu… *emot malu*

Dari percakapan di atas, Alu memuji kota Surabaya, kota asalnya Ali. Mayoritas manusia sangat membanggakan kota asalnya. Ketika kita memuji sesuatu yang menjadi kebanggaan atau kesenangannya (contoh memuji kota asalnya), maka orang tersebut menjadi senang dan merasa nyaman dengan kita.

Tidak sampai di situ saja, agar orang BENAR-BENAR merasa nyaman dengan kita, maka harus mencari kesamaan dengan lawan bicara kita. Contoh;

Ali: Alu, kamu suka makan apa?

Alu: aku suka makan roti isi cokelat.

Ali: o yah? Waah sama donk! Aku juga suka roti isi cokelat, apalagi di campur sama susu kental putih. Hehe

Alu: waduuuh jadi paler nih.. hihii

Ali: gimana kalo kita beli roti? Kebetulan deket sini ada yang jual J

Alu: boleeh yuk bareng2..

Sudah jelas, lawan bicara kita merasa nyaman karena adanya kesamaan. Jadi langkah-langkah agar orang merasa nyaman dengan kita adalah:

  1. mencari tahu apa yang dia banggakan atau senangi, kemudian berikan pujian. Dari pertanyaan sederhana saja, seperti menanyakan asal darimana, lalu puji kota tersebut.
  2. Mencari kesamaan dengan lawan bicara kita. Biasanya semakin banyak kesamaan dengan lawan bicara, maka lawan bicara kita akan semakin merasa nyaman.

Tenaang.. bisul saya tidak akan timbul, karena saya mau bagikan ilmu HEBAT dan SUPER lagi. Teknik Ini lah yang dilakukan oleh orang-orang sukses atau pembicara.

Namanya Leading. Apa itu Leading? Leading adalah mengarahkan/memimpin arah pembicaraan sesuai kehendak kita. Atau bahasa sederhananya “mempengaruhi orang lain” tentu mempengaruhi yang baik-baik. Ketika orang sudah merasa nyaman dengan kita, sudah merasa dekat dengan kita, maka mengarahkan dan memimpin pembicaraan akan menjadi sangat mudah.

Sering kali salahnya adalah orang ingin mengarahkan / memimpn pembicaraan, tanpa membuat orang lain merasa nyaman dulu dengan kita. Semoga ilmu yang SUPER DUPER HEBAT dan GRATIS ini bermanfaat untuk yang membaca serta mempraktekkannya J amiiin

*Alhamdulilah bisul saya ga jadi nongol.. hehe

Write Your Comment

You may use these HTML tags and attributes:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>