Close

Masalah = Kesempatan

Saya selalu percaya bahwa “masalah” adalah kesempatan. Saya mempercayainya bukan Karena seseorang mengatakan hal itu kepada saya, melainkan karena pengalaman saya yang mengajarkan hal itu. Pengalaman mengajarkan saya bahwa setiap kali “masalah” terjadi, “kesempatan” baru datang.

Saya teringat akan ayat-ayat cintaNya, “sesungguhnya sesudah kesulitan ada kemudahan. Sesungguhnya sesudah kesulitan ada kemudahan”.

Saya ingin mengambil contoh dari bisnis saya, Borre Clothing. Pertama kali saya memproduksi pakaian, langsung 64 pieces, dan model serta warnanya, hanya 1 tok! Saya tidak kepikiran dan bertanya-tanya terlebih dahulu, kalo 64 pieces itu bisa 3 sampai 4 model design. Namun apa boleh buat, saya jual saja produk pertama saya di social media dan mouth to mouth. Alhamdulillah habis. Sebagian besar lebih banyak saya sedekahkan. Hehee

Dari produk pertama saya, banyak yang berkomentar, “kok sablonnya mudah rusak? kenapa kalau di cuci meninggalkan bekas? Mudah luntur ya bahannya?” mendengar komentar tersebut, saya pun sampai pergi ke bandung sendirian, bagpacker an hanya untuk mensurvey tempat konveksi yang bagus dan berkualitas. Karena konveksi sebelumnya dari Surabaya.

Perjalanan saya ke bandung pun tidak sia-sia, menemukan konveksi yang bagus, tapi minimal 100 pieces. Saya masih belum sanggup. Keliling lagi akhirnya menemukan yang bisa produksi minimal 2 lusin, bagus konveksinya. Orderan pertama saya kepada konveksi di bandung tersebut sangat memuaskan. Lancar, dan mudah di ajak diskusi. Namun pada orderan kedua, kualitas kaosnya menurun dan sablonnya rusak. Saya tanya pada salah satu konveksi di bandung tersbut, ternyata kesalahan pada karyawannya, namun mereka tidak terima garansi, yang di rugikan saya sendiri atas insiden ini. Akhirnya saya mencari lagi konveksi lagi hingga yang paling bagus. Sampai sekarang pun saya masih mencari-cari yang lebih bagus dan lebih bagus lagi.

Ini baru masalah produksi, belum lagi masalah keuangan, marketing, design, dan lain-lain. Tapi seperti judul di atas, bagi saya masalah adalah kesempatan. Dan pelajaran yang di petik dari berbisnis ini adalah kita harus bersabar untuk memastikan keberhasilan bisnis, dan kadang-kadang kita harus gigih.

Siapa yang akan membayangkan bahwa satu “kesalahan” akan membawa seseorang menuju “kesuksesannya”?

Write Your Comment

You may use these HTML tags and attributes:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>