Close

From to Get to Give

Kolaborasi antara TDA Community & Bank Indonesia Beberapa waktu yang lalu, membuat saya berkesempatan bertemu dan berbincang dengan mas @Renecc Career Coach dan pakarnya Passion. Banyak hal baru yang saya ketahui setelah ngobrol dengan mas @Renecc.

Terutama dalam Social Entrepreneur / Wirausaha sosial. Kalau boleh mengingat kebelakang, pada zaman dulu wirausaha social sudah ada cuman belum dikenal dengan konsep dan istilah yang digunakan pada zaman sekatang. Contohnya Muhammadiyah, R.A Kartini School, dan masih banyak lagi. Membuktikan bahwa Indonesia ini dibangun lewat para pelaku wirausaha sosial.

Wirausaha social ini adalah pelaku usaha / perusahaan yang mengatasi problem-problem yang ada di lingkungan sekitar, dengan cara ada bisnis diatasnya agar pelaku usaha / perusahaan tersebut bisa sustain dan terus melakukan dan menjadi problem solving.

Mohon maaf kalau dalam penyebutan konotasinya saya salah, yaitu CSR. CSR itu perusahaan untung, perusahaan berbagi untung. Cuman sering kebanyakan pelaku usaha / perusahaan melupakan proses untuk mencapai untung tersebut. Misalnya begini: katakanlah perusahaan A untung 10%. Tapi perusahaan A dalam proses mencapai untung 10% itu menimbulkan dampak kerugian pada manusia dan lingkungan sekitar 90%. Artinya kehadiran perusahaan A ini menimbulkan minus 80%.

Wirausaha social itu create something useful for other people. Selain menciptakan awesome experience, juga harus empati, peduli dengan lingkungan di sekitar kita. Yang awalnya hanya peduli dengan penerimaan, sekarang mulailah peduli dengan perbanyak memberi. From to get to give.

“When your passion meets the need of the world = your purpose/mission.” Rene Suhardono

Write Your Comment

You may use these HTML tags and attributes:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>