Close

Don’t Believe the Experts

Ada banyak faktor penghambat untuk berpikir kreatif. Salah satunya adalah penganut kata “ahli” atau “expert”. Gelar ahli atau expert itu didapat bukan melalui pendidikan formal seperti biasa. Misalkan setelah lulus kuliah ekonomi S1 bukan berarti dia adalah seorang yang sudah ahli ekonomi, mendapat gelar sarjana belum tentu mendapat gelar expert.

menurut penelitian gelar expert bisa didapat karena aktifitas yang dilakukan secara rutin dan terus menerus hingga mencapai waktu 10.000 jam. Artinya kalau 1 hari = 24 jam, dalam setahun ada 365 hari. 365 x 24 = 8.760 jam. Dalam 2 tahun sudah bisa dibilang expert apabila dalam 24 jam benar-benar hanya melakukan aktifitas yang itu-itu saja. Is it possible?

Tentu kita juga perlu tidur, makan dan sebagainya. Normalnya orang itu bisa dibilang expert ketika sudah melakukan aktifitas rutinnya sampai pada tahun ke 4 atau ke 5, apabila ia meluangkan 7-8 jam sehari untuk aktifitas yang ditekuninya secara rutin dan konsisten hingga mencapai 10.000 jam.

Dalam berbagai bidang banyak orang menyebut dirinya adalah seorang yang ahli. Misalkan ia adalah seorang yang ahli dalam kepemimpinan, maka ia menyebut dirinya leadership expert. Ahli dalam ilmu finance, menyebut dirinya pakar keuangan. Suka membuat dalam perencanaan, menyebut dirinya ahli strategi.

Namun ada satu gelar expert yang tidak pantas untuk diakui dan disandang, yaitu creative expert atau pakar kreatif.

Kenapa?

Ketika seseorang menyebut dirinya creative expert/pakar kreatif sesungguhnya dia sudah tidak lagi kreatif. Karena yang namanya kreatif adalah proses yang dituntut untuk terus belajar mengenai hal-hal yang baru atau yang belum pernah ada.

Yoris Sebastian menyebut dirinya adalah Creative Junkies yang artinya pecandu kreatif. Pekerjaan yang menuntutnya untuk terus berpikir dan melakukan hal-hal kreatif merupakan suatu tantangan dan kesenangan dalam hidupnya.

Pola pikir seperti yoris sebastian itu akan sangat bagus diaplikasikan juga dibidang yang lain. Misalkan sudah expert dalam dunia keuangan, selalu ada naik dan turun dalam siklusnya yang menuntut untuk terus update. Merasa sudah expert dalam kepemimpinan, bisa jadi ada perubahan pola kepemimpinan lagi seiring berjalannya waktu. Dan walau sudah expert dalam mengelola perusahaan atau organisasi, belajar lagi di www.gurumanajemen.com untuk meningkatkan kapasitas diri dan mengembangkan perusahaan atau organisasi. Karena www.gurumanajemen.com adalah wadah untuk belajar dan berbagi ilmu tentang manajemen.

Di zaman yang disruptive seperti sekarang ini, dimana perubahan menuntut kita untuk terus mengembangkan dan mengupgrade diri. Rajin membaca, perluas networking, menuntut ilmu adalah sedikit cara-cara untuk membaca perubahan. sehingga kita bisa menyiapkan diri dan tidak kaget ketika perubahan itu sudah terjadi.

 

Punya ide untuk mengirimkan komentar?

Write Your Comment

You may use these HTML tags and attributes:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>