Close

Efektifitas Kinerja: Pentingnya Membuat dan Mengupas Goal Setting

Di zaman sekarang, kita tidak bisa hanya menetapkan target keuntungan atau angka penjualan. Sebab, kesuksesan perusahaan sangat bergantung pada kecanggihan proses bisnis, pelayanan pelanggan dan pembelajaran manusianya.

Punya kecanggihan saja belum cukup. Karena selain mempunyai kemampuan teknis, juga harus mempunyai kemampuan bagaimana memecahkan masalah dengan strategis dan operasional secara utuh.

Di sinilah letak keberadaan seorang pemimpin. Pemimpin yang efektif mampu menentukan titik akhir dari lomba di mana timnya ikut serta. Tugasnya adalah menggambarkan “point mark” yang spesifik dan terukur serta dimengerti oleh seluruh anggotanya, bahkan sampai dijadikan obsesi oleh anggota timnya. Namun kenyataannya, tidak mudah bagi seorang pemimpin untuk menggambarkan sasaran yang tepat.

Efektifitas kinerja melalui goal setting bisa kita lihat dalam kegiatan berlari misalnya. Banyak sekali orang yang tidak berusaha mengukur kinerjanya secara cermat, contohnya menghitung jumlah langkah, kalori, waktu maupun detak jantung. Akibatnya, keinginan memacu kegiatan olahraga ini jadi tidak ada. Ujung-ujungnya, kebiasaan sehat ini bisa jadi membosankan. Karena ada orang yang puluhan tahun tetap beraktifitas dengan tempo yang sama.

Padahal dengan menetapkan goal setting dalam segala hal, kita jadi membiasakan diri bahkan menikmati perlombaan dengan diri sendiri. Misalkan hari ini berjalan 45 menit dengan membakar 255 kalori. Bagaimana dengan besok? Masak targetnya sama terus? Dengan membuat goal setting yang secara bertahap kian tinggi, biasanya individu akan merasakan kesulitan, hambatan dan gangguan. Namun semua tergantung dari pola pikir. Jika berpikir itu adalah bukan hambatan melainkan tantangan, bisa menjadi momentum untuk kita. Selain melatih diri juga membuat kita naik kelas untuk lebih pandai dan lebih kuat.

Pertanyaannya, bila goal setting begitu penting bagi efektifitas kinerja, bagaimana mungkin banyak perusahaan atau organisasi bisa berjalan tanpa sasaran yang jelas?

Dalam membuat dan mengupas goal setting harus SMART (Specific, Measurable, Attainable, Realistic, Timely). Ini juga yang membedakan goal setting dengan mimpi yang lebih mengambang di awan. Sasaran yang baik menimbulkan dedikasi, arah, dan disiplin anggotanya. Goal setting menyebabkan setiap orang dalam tim menjadi terlatih untuk memecah sasaran ke dalam bentuk tindakan, mengoptimalkan agenda, merencanakan jadwal, memantau deadline dan target pribadi, serta lancar mengemukakan 3W (Will, What, dan When)-nya sehari-hari.

Motivasi individu perlu didorong, baik dari dalam maaupun dari luar. Dengan memberikan goal yang bermutu, tiap orang bisa menjadikan kegiatannya seolah perlombaan yang “fun” dan bermakna.

Write Your Comment

You may use these HTML tags and attributes:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>