Close

Bagaimana Cara dalam Pengembangan SDM yang Efektif dan Efisien

Bukan hanya bahan mentah, alat-alat kerja, dan lingkungan saja yang harus dikelola, perusahaan pun perlu meningkatkan kualitas karyawan (sumber daya manusia) agar lebih kompeten di bidangnya masing-masing. SDM adalah hal penting yang harus diperhatikan, karena karyawan inilah yang memberikan hasil dan menentukan alur perusahaan.

Pengembangan SDM sangat diperlukan demi tercapainya tujuan perusahaan. Untuk mendapatkan SDM yang berkualitas, hal yang harus diperhatikan sejak awal adalah penyeleksian karyawan masuk. Perusahaan harus memiliki standar tertentu agar mendapatkan SDM yang kompeten dan sesuai dengan bidangnya. Di samping itu, secara berkala perusahaan juga harus memberikan pelatihan, motivasi, dan kesempatan bagi mereka untuk mencoba . Semakin banyak pelatihan, pengalaman, dan motivasi yang diberikan kepada para karyawan, semakin matang pula kualitas para pekerjanya. Dengan begitu, SDM yang sudah dimiliki didayagunakan secara optimal dan efektif.

Cara apa saja yang dapat dilakukan untuk mematangkan SDM yang sudah dimiliki?

  1. Motivasi Individu

Hal pertama dan yang paling penting untuk dilakukan adalah memotivasi para karyawan untuk mengikuti pelatihan yang telah diberikan. Tujuannya adalah mengembangkan potensi yang mereka miliki. Dengan demikian, mereka akan merasa bahwa kehadirannya ternyata diperlukan oleh perusahaan.

  1. Pengelompokan berdasarkan bagian

Pengelompokan per bagian selama pelatihan berguna untuk memudahkan kerja sama, karena nantinya mereka akan bekerja sama dalam satu tim.

  1. Memberikan kesempatan untuk menuangkan ide

Banyak perusahaan yang hanya memercayakan segala sesuatunya kepada yang sudah memiliki jabatan saja. Jika tidak ada celah seperti itu, bagaimana bisa para bawahan menuangkan idenya?

  1. Memberikan waktu untuk mempraktikkan apa yang telah dipelajari

Jika karyawan sudah mengikuti pelatihan, mempraktikkannya di lapangan akan membuat mereka semakin mudah memahami dan mengingat materi.

  1. Penguatan jika terjadi kesalahan

Jika dalam mempraktikkan materinya mereka melakukan kesalahan, yang perlu dilakukan oleh atasan sebagai pembina adalah memberi penguatan agar mereka tidak mudah menyerah.

  1. Tujuan belajar

Tugas Anda sebagai seorang tim SDM adalah memberikan perincian secara detail, apa tujuan dari pelatihan ini. Sehingga mereka tidak akan mempunyai pikiran Ah, yang penting ikutan saja.”

  1. Situasi belajar

Situasi yang mendukung serta peralatan yang memadai dapat membuat proses pelatihan menjadi semakin mudah dan menyenangkan.

  1. Cara menyampaikan materi

Cara menyampaikan materi akan sangat berpengaruh terhadap pemahaman para peserta pelatihan. Pembicara atau pelatih yang berpengalaman dan interaktif akan membuat peserta jadi lebih terpancing untuk terus mendengarkan dan tak mudah bosan.

  1. Follow up

Hal terakhir setelah dilakukan pelatihan dan praktik di lapangan adalah menanyakan kembali tingkat pemahaman mereka dan kendala yang dialami saat praktik.

 

 

Pengembangan SDM semacam ini akan memudahkan identifikasi, mana yang memang sudah kompeten dan mana yang harus dikembangkan. Selain itu, nilailah hasil kerja karyawan di perusahaan Anda, lakukan evaluasi dantinjauan. Berikanlah masukan berisi solusi yang bersifat membangun demi hasil yang lebih baik ke depannya. Jangan sampai Anda tidak mengetahui keahlian yang sebenarnya dimiliki oleh karyawan dikarenakan tidak pernah ada kesempatan bagi mereka untuk bersuara. Letakkan mereka di posisi yang sesuai, sehingga keahliannya akan berguna untuk membangun masa depan perusahaan Anda. Dan jangan lupa untuk memberikan penghargaan bagi yang telah berkontribusi maksimal dan memang patut menerimanya. Dengan demikian, mereka akan merasa dihargai dan menganggap kerja kerasnya selama ini ternyata dihargai oleh perusahaan.

 

Write Your Comment

You may use these HTML tags and attributes:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>