Close

Mengintip 11 Karakteristik Unik Milenial Dalam Bekerja

Meninggalkan tahun 2016 dan memasuki tahun 2017 ini, menjadi masa istimewa bagi kaum Milenial, generasi yang lahir antara tahun 1980 – 2000. Mereka menjadi pekerja dengan jumlah terbanyak di seluruh dunia, dengan sukses menggantikan gen X yang lahir antara tahun 1960 hingga 1980.

Diprediksi di tahun 2020 akan ada banyak perusahaan yang isinya Milenial semua. Nah, dengan usia dan generasi yang berbeda pasti membuat pola pikir dan perilaku Milenial pun menjadi jauh berbeda.

Perbedaan bahkan menyangkut persepsi dan aspirasi karir hingga skill mereka baik hard skill dan soft skill yang lebih unik. Mereka terbiasa tidak melempem untuk mencari peluang baru yang menambah pengalaman dan mencapai tujuan.

Terbiasa dibesarkan di era teknologi dan menjadi generasi digital yang mudah memperoleh berbagai informasi. Lalu bagaimana sih sebenarnya karakteristik unik Milenial dalam bekerja yang layak untuk dicermati? Yuk kita telusuri bersama sembari minum kopi hangat.

  1. Di hati yang paling dalam Milenial sebetulnya lebih memilih menjadi pengusaha. Namun jika belum terealisasi, perusahaan yang prestisius dan memiliki fasilitas lengkap, sah-sah saja bagi mereka.
  1. Ada sedikit sensasi, mereka lebih memilih bekerja di perusahaan kecil. Ini tentu sesuai dengan sikap dan perilaku Milenial yang ogah disodori hal-hal yang terlalu kaku bin formal.
  1. Milenial lebih menyukai perusahaan dengan fasilitas lengkap seperti makan siang, fasilitas internet cepat, serta memiliki kesempatan tugas luar kota. Tak apalah kantor kecil asal bisa dipamerkan di Medsos. It’s enough.
  1. Milenial menyukai pekerjaan yang fleksibel. Biasanya perusahaan yang isinya Milenial semua, dipastikan menjaga keseimbangan antara hidup dan bekerja. Keseimbangan ini memang menjadi pendorong yang signifikan untuk membuat mereka “betah.”
  1. Milenial terbiasa dengan teknologi canggih untuk dapat bekerja kapan pun dan di mana pun melalui koneksi internet. Mereka tidak menyukai pekerjaan yang ribet dan so offline.
  1. Milenial ini cenderung bersikap kritis. Merasa memiliki pendidikan yang bagus, jadinya mereka merasa berkompeten. Akibatnya mereka ogah dengan pemimpin yang otoriter. Sebaliknya mereka menyukai pemimpin yang berperan sebagai mentor, siap mendengarkan dan berkomunikasi secara terbuka.
  1. Alasan itulah yang membuat mereka memilih “tempat” yang dianggap lebih dinamis dan memberikan rasa nyaman. Jika tidak, kondisi ini memicu mereka melirik peluang baru yang melambai-lambai di depan mata.
  1. Perilaku Milenial yang dinamis ini bisa menguntungkan perusahaan bila mereka dilibatkan dalam pengembangan bisnis. Milenial bisa memberikan ide-ide brilian yang tidak rabun terhadap inovasi, yang bisa jadi memberikan kekayaan berlimpah bagi perusahaan.
  1. Milenial lebih memilih mendapatkan kesempatan tumbuh dan berkembang dengan lincah dan agresif. Mereka rela sukses meski bekerja di perusahaan kecil. Perusahaan adem ayem yang lamban dalam bergerak tidak akan dilirik.
  1. Saat bekerja Milenial menuntut adanya ruang berekspresi yang bebas lepas. Tidak digayuti batasan yang membelenggu. Mereka jelas lebih mementingkan passion terhadap pekerjaan daripada gaji besar.
  2. Milenial itu mudah bete dengan situasi dan kantor yang monoton bin garing bin membosankan. Oleh karenanya perusahaan yang isinya Milenial semua, biasanya tidak hanya memiliki pekerjaan menantang namun karena kantor mereka super duper

Jadi apa implikasinya? Ubah kantor Anda menjadi lebih hidup dengan konsep semacam kantor terbuka, memberikan fasilitas makan siang dan camilan, serta menyediakan ruang khusus untuk relaksasi. Anda pun sebagai manajer harus lebih bertindak sebagai mentor yang tidak mendikte.

Nah, dengan demikian Anda akan dapat memiliki perusahaan yang isinya Milenial semua. Anda juga wajib senantiasa membuka kuping lebar-lebar untuk bisa mendengar ide dan masukan para karyawan Milenial Anda.

Mengetahui apa sesungguhnya yang diharapkan dari Milenial serta manajemen menjadi urgent. Dengan adanya sinergi yang kuat antara perusahaan dan para pekerja Milenial ini, perusahaan Anda tak akan pernah tersesat kehilangan arah.

Anda akan menguasai pasar pekerja dengan jutaan anak muda generasi Milenial di dalamnya. Mantaappp.

Write Your Comment

You may use these HTML tags and attributes:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>