Close

8 Tips Cerdas Bagaimana Membangun Tim Milenial yang Amazing

Milenial tidak selalu merespon taktik manajemen tradisional dengan baik. Hierarki dan job description yang terlalu kaku bin formal, sayangnya tidak akan berhasil pada tim Milenial. Mereka merespon dengan lebih baik pada motivasi positif, reward yang inovatif, serta pengalaman baru. Surprising but true.

  1. Membuat Milenial Terinspirasi

Lalu bagaimana cara membentuk Tim Milenial yang cespleng? Saat ini era Milenium telah tiba, para profesional yang memasuki dunia kerja, harus mulai belajar taktik yang dapat membuat staf Milenial termotivasi.

Jadi Anda harus mempelajari cara membuat Milenial ini tetap termotivasi untuk “betah” bekerja di organisasi. Para manajer harus bisa menciptakan ide Team Building agar bisa “memanen” mereka di masa mendatang.

  1. Memulai Dialog Sejak Hari Pertama

Cara terbaik untuk mempertahankan karyawan Milenial adalah dengan berdialog bersama mereka saat bergabung menjadi anggota tim. Dengan cara ini harapan karyawan dan organisasi bisa tumbuh bersama. Mempertimbangkan kenyataan bahwa para Milenial saat ini hanya “sanggup” bertahan di organisasi selama satu atau dua tahun sebelum “move on” ke organisasi lain.

Ada banyak organisasi yang memerhatikan pengembangan personal karyawan Milenial sebagai komitmen mereka. Ini artinya bila karyawan tidak memiliki kesempatan mengembangkan diri mereka dalam organisasi, mereka akan “menelisik” tempat lain yang mampu melakukannya.

  1. Fleksibel

Milenial membutuhkan kebebasan dan banyak perhatian terkait keseimbangan hidup dan pekerjaan. Mereka tak malas bekerja keras, namun perlu melakukannya dengan “cara” mereka sendiri.

Mereka lebih suka bekerja dalam tim bersama Anda dengan jadwal yang sesuai. Bekerja beberapa hari di rumah atau di kafe akan menghilangkan rasa monoton dalam kehidupan kantor dan membuat mereka ter”stimulasi”.

  1. Mendorong Kerjasama

Kedinamisan tim sungguh penting bagi Milenial, lebih dari generasi sebelumnya. Mereka bahkan tidak menanggapi hierarki yang terlalu ketat dan lebih memiliki tendensi demokratis. Anda haru s mendorong kerja tim dan menciptakan kolaborasi yang membuat mereka merasa lebih terlibat, dalam pengambilan keputusan dan dalam misi perusahaan.

  1. Investasi dalam tim Milenial Anda dan Berikan Reward

Pertimbangkan untuk berinvestasi pada karyawan Milenial, dengan return yang tinggi. Investasi waktu dan uang dalam pelatihan dan memberikan reward pada Milenial tidah hanya akan memperbaiki skill tim Milenial Anda, namun mereka akan merasa lebih loyal dan terlibat dalam misi perusahaan Anda.

“Komit” pada pengembangan mereka dan mereka pun tak segan komit pada perusahaan Anda. Inilah bagaimana cara membentuk tim Milenial yang solid.

  1. Mendengarkan Karyawan

Ada beberapa faktor dan motivator yang bisa memenuhi kebutuhan karyawan. So, apa implikasinya? Coba Anda dengarkan ide karyawan, ketahui ketertarikan mereka, serta buat hubungan dengan Milenial.

Tanpa itu, hubungan tidak bakal bisa dikembangkan. Setelah itu buat perubahan dan implementasi yang menghasilkan solusi yang sesuai bagi Anda dan karyawan Milenial.

  1. Melalui Antusiasme Karyawan

Milenial mengharapkan memiliki passion saat menentukan peruntukan dalam tim. Mereka juga berharap mendapatkan pekerjaan yang disukai. Jika manajer memahami bahwa karyawan Milenial ingin membuat perbedaan, lebih baik menentukan dan memilih ‘The right people in the right position.”

  1. Team Building

Setelah mengetahui kebutuhan Milenial, apa boleh buat, Anda harus fokus pada ketertarikan dan kebutuhan mereka serta menyesuaikannya dengan kebutuhan organisasi.

Anda harus melakukan pendekatan mengembangkan tim yang memiliki motivasi diri serta anggotanya bekerja untuk mencapai tujuan. Tentu saja ini untuk memberikan manfaat pada organisasi beserta tim individu.

Selanjutnya, manajer perlu memasukkan skill pengajaran dalam gaya kepemimpinan mereka, ini agar sejalan dengan ide bagaimana cara membentuk tim Milenial lewat Team Building yang digambarkan di atas. Bagaimanapun, karyawan Milenial akan bisa mengambil keuntungan berbagi tujuan serta kesuksesan. Amazing bukan?

Write Your Comment

You may use these HTML tags and attributes:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>