Close

8 Pelajaran Berharga yang Saya Pelajari Sebagai Seorang Pengusaha

Tulisan ini adalah tulisan dari mba Cynthia Satrya, Co-Founder dari coworkinc.net. Ini adalah kesempatan yang istimewa bagi saya untuk berinteraksi dan berkolaborasi dengan banyak orang. Ide coworking ini awalnya diprakarsai oleh generasi Milenial (Generasi Y) dan mereka menciptakan jawaban atas permintaan akan lingkungan kerja yang kondusif yang tidak terlalu tradisional dimana mentoring dan networking menjadi bagian yang penting.

Saya memperhatikan bahwa generasi Milenia ini sangat berbeda dari generasi sebelumnya. Ketulusan mereka dalam menjalankan semangat (passion) dan aktualisasi diri mereka diatas hal-hal materi sungguh sangat menginspirasi dan para pengusaha muda kreatif ini selalu mengejutkan saya dengan kualitas mereka yang saya rasa harus kita pelajari. Jadi inilah 8 pelajaran berharga yang patut saya bagikan:

  1. Passion & Purpose

Saya sendiri tidak bisa mengingat bahwa orang-orang di usia 20-an di masa dulu pernah membahas tentang passion maupun tujuan hidup. Saya hanya ingat bahwa waktu ketika saya umur 20an, kami hanya tahu bagaimana bekerja keras dan juga berpesta pora. Namun di Saat ini, sudah banyak orang-orang muda kreatif yang sering membahas tentang passion mereka, bagaimana untuk memulai bisnis mereka sendiri, mempromosikan tujuan baik untuk bangsa ini, dan menjadi relawan untuk sesuatu yang memenuhi passion mereka.

  1. They Care

Saya terharu jika melihat ada orang yang benar-benar peduli terhadap komunitas dan masyarakat di Indonesia. Saya sudah bertemu dengan beberapa pengusaha muda yang sangat kreatif dan peduli dengan bangsa ini dan salah satunya adalah Ayu Azalea. Dia memulai sesuatu usaha sosial bernama du’anyam yang memberdayakan perempuan penenun di daerah pedesaan untuk membuat beberapa produk fashion dan menjualnya kepada masyarakat. Tujuannya adalah untuk membantu para perempuan di desa ini secara finansial dan juga untuk membangun perekonomian di daerah pedesaan.

  1. Resourceful

Salah satu pengusaha muda lain yang menakjubkan adalah M. Bijaksana Junerosano dari Waste4Change.com. Mereka merupakan perusahaan sosial yang peduli tentang pengelolaan sampah di Indonesia. Apa yang membuat saya terkesan adalah saat ia mendatangi saya untuk menyewa ruang acara kami untuk konferensi pers, ia bahkan tidak meminta diskon. Dia mengatakan kepada saya bahwa dia akan membayar penuh dan berapa pun jumlahnya akan dilunasi. Saya bertemu banyak orang lain seperti dia yang tidak kaya secara finansial tetapi mereka tahu bagaimana untuk menyelesaikan segala sesuatu dengan kepintaran mereka.

  1. Heart For Collaboration

Saya rasa ini adalah salah satu alasan mengapa mereka bisa begitu banyak akal. Mereka mengakui kelemahan dan kekuatan mereka dan mereka tahu jika mereka ingin bergerak maju, mereka tidak bisa melakukannya sendiri. Mereka berkolaborasi. Ada satu peristiwa yang mereka lakukan di tempat coworking saya yang benar-benar meninggalkan kesan yang mendalam. Peristiwa itu disebut “Meja Makan”. Hal ini terjadi berdasarkan buku tahun 1860 (Max Havelaar) oleh Multatuli. Tujuan mereka adalah untuk mengeksplorasi hubungan antara masakan, warisan, seni dan mendongeng. Acara ini terjual habis dan itu dikarenakan kolaborasi menakjubkan antara desainer produk, ilustrator dan koki. Saya percaya bahwa jika ada lebih banyak masyarakat kita yang terbuka untuk bekerjasama dan kolaborasi, kita akan dapat melihat lebih banyak inovasi yang luar biasa muncul di negara kita.

  1. Willing To Share

Lebih dari bekerjasama dan kolaborasi, saya juga menyaksikan bagaimana para pengusaha muda saling berbagi pengetahuan antara satu sama lain di komunitas kreatif. Berbeda dengan generasi yang lebih tua di mana saya menyaksikan mereka menahan diri untuk berbagi tips sukses mereka, pengusaha muda ini bersedia untuk berbagi keahlian mereka dan bahkan kontak jaringan mereka hanya untuk membantu dan menyambung sesama pengusaha lain. Sepertinya mereka tahu bahwa “Sharing Is Caring”.

  1. Great Enthusiasm & Learning Spirit

Meskipun anak-anak muda ini sangat maju dalam menggunakan teknologi saat ini untuk meneliti dan mendapatkan pengetahuan dari Internet seperti Google, kemampuan belajar mereka tidak berhenti sampai di teknologi saja. Mereka tahu bahwa ada batasnya belajar secara online dan dengan demikian, mereka tidak pernah berhenti berhubungan dengan orang secara offline dengan networking, menghadiri workshop dan mencari saran dari mentor yang lebih berumur dan yang berpengalaman. Ini adalah salah satu kualitas yang saya percayai patut dipelajari oleh generasi yang lebih tua. Seharusnya seseorang tidak pernah berhenti belajar, baik dari orang lain, buku atau bahkan teknologi.

  1. Money Is Not Everything

Uang memang penting tapi itu bukan segalanya. Melihat ketulusan dari pengusaha muda dalam menempatkan semangat mereka dan aktualisasi diri atas hal-hal materi sungguh sangat menginspirasi. Sebagian besar bisnis mereka selalu dimulai tentang mendukung tujuan baik, meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mempromosikan budaya lokal. Salah satu contohnya adalah saat ada orang yang datang ke tempat kami dan menawarkan anak-anak muda ini pekerjaan yang lebih stabil tetapi mereka menolak tawaran itu. Saya kagum melihat bagaimana generasi muda ini bangga atas pekerjaan mereka sendiri!

  1. Integrity

Seorang teman saya yang merupakan pelatih bisnis terkemuka di Asia Tenggara pernah mengatakan ini dalam sebuah meeting, “Jika kita mau memulai perubahan di Indonesia, mari kita mulai dengan generasi pengusaha muda. Yang lebih tua lebih agak sulit untuk dirubah dan entah bagaimana, pikiran mereka lebih cenderung korupsi.” dan Saya sangat setuju. Saya bangga melihat semakin banyak generasi muda kita di Indonesia yang berani membuat perbedaan dalam masyarakat dan mengatakan “NO TO CORRUPTION”.

Sekali lagi, saya benar-benar merasa diberkati untuk dapat berinteraksi dan bekerja sama dengan pengusaha muda kreatif di coworking saya. Sebagai orang yang lebih berumur diantara mereka, saya merasa saya dibutuhkan dan saya dapat menjadi relevan. Tidak diragukan lagi bahwa orang muda masih harus banyak belajar dari kita yang lebih tua tapi saya pikir kita juga harus belajar dari mereka. Jack Ma pernah berkata begini, “Bantulah orang-orang muda. Bantulah orang kecil. Karena orang-orang kecil akan menjadi besar. Orang-orang muda akan memiliki benih yang anda tabur dalam pikiran mereka, dan ketika mereka tumbuh dewasa, mereka akan mengubah dunia.”

Write Your Comment

You may use these HTML tags and attributes:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>